Terkini
Beranda » Berita » Gubernur Suhardi Duka Kunjungi Korban Kebakaran Galung Tulu, Salurkan Bantuan Rp600 Juta

Gubernur Suhardi Duka Kunjungi Korban Kebakaran Galung Tulu, Salurkan Bantuan Rp600 Juta

Polman – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengunjungi warga korban kebakaran di Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (12/3/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Staf Ahli Gubernur, Asisten Setda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Biro, Tim Ahli Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Direktur UPTD RSUD Sulbar.

 

Diketahui, kebakaran hebat melanda permukiman padat di Desa Galung Tulu (Kampung Tulu) pada Sabtu malam, 28 Februari 2026. Peristiwa itu menghanguskan sedikitnya 29 hingga 35 rumah panggung kayu hingga rata dengan tanah.

Hadapi Dampak El Nino, Dandim 1418/Mamuju Bersama Forkopimda Perkuat Kesiapsiagaan

 

Akibat kejadian tersebut, 173 warga dilaporkan kehilangan tempat tinggal.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Suhardi Duka menyerahkan bantuan sekitar Rp600 juta untuk membantu para korban kebakaran.

 

Pemkab Mateng dan Balai P3K Sulbar Komitmen Optimalisasi IPLT, Pastikan Layanan Sanitasi Merata dan Berkelanjutan 

Bupati Polewali Mandar Syamsul Mahmud menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kepada masyarakat yang terdampak musibah tersebut.

 

Menurutnya, bantuan yang diberikan Gubernur merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah provinsi terhadap warga Polman yang sedang mengalami bencana.

 

“Pak Gubernur datang langsung mengunjungi korban sekaligus memberikan bantuan yang sangat luar biasa, kurang lebih Rp600 juta. Ini merupakan bentuk support dan dukungan kepada masyarakat kami yang terkena bencana,” ujar Syamsul Mahmud.

Wabup Mamuju Tengah Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Nyata Hadapi Krisis Lingkungan, Kesehatan, dan Kekeringan

 

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

 

Selain itu, Syamsul turut mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam penanganan bencana tersebut. Ia menyebutkan, tak lama setelah kebakaran terjadi, dua organisasi perangkat daerah (OPD) dari Pemprov Sulbar langsung turun ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak.

 

Kehadiran pemerintah provinsi diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana bagi masyarakat di wilayah tersebut. (Rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement