SPPG Wonomulyo Campurjo Perkuat Program MBG di Tengah Penyesuaian Operasional

SULBARNEWS, POLEWALI MANDAR — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonomulyo Campurjo terus menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan kelompok rentan, meski saat ini tengah memasuki masa penyesuaian operasional.

 

SPPG Wonomulyo Campurjo beralamat di Jl. Pendidikan, Dusun Kuningan, Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Unit layanan ini berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Campurjo, sebuah lembaga pendidikan dan sosial keagamaan yang selama ini aktif berkontribusi dalam penguatan layanan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.

 

Keterlibatan Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Campurjo menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program MBG, baik dari sisi manajemen, pembinaan sumber daya manusia, hingga penguatan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sosial dalam pelayanan kepada masyarakat.

 

Pelaksanaan Program MBG di SPPG Wonomulyo Campurjo dirancang secara terencana dan berkelanjutan. Seluruh tahapan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, dilaksanakan dengan mengedepankan standar kebersihan, keamanan pangan, serta prinsip gizi seimbang. Menu makanan disusun berdasarkan panduan tenaga ahli gizi guna memastikan setiap porsi memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat.

 

Program ini menyasar peserta didik dan kelompok rentan di wilayah Kecamatan Wonomulyo. Kehadiran MBG tidak hanya membantu pemenuhan gizi harian, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi belajar, memperkuat daya tahan tubuh, serta mencegah gangguan tumbuh kembang yang menjadi indikator stunting.

 

Seiring adanya kebijakan dan penyesuaian teknis terbaru, operasional SPPG Wonomulyo Campurjo saat ini menjalani penyesuaian sementara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem layanan kembali berjalan lebih optimal, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Kepala SPPG Wonomulyo Campurjo, Galang Saputra, menegaskan bahwa masa penyesuaian ini tidak mengurangi komitmen pihaknya dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

 

“Penyesuaian ini kami manfaatkan untuk pembenahan internal, penguatan koordinasi, serta pematangan aspek teknis. Tujuannya agar ketika layanan kembali berjalan penuh, kualitas pelayanan Program MBG semakin efektif, tertib, dan akuntabel,” ujarnya.

 

Selain fokus pada penyaluran makanan bergizi, SPPG Wonomulyo Campurjo bersama Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Campurjo juga aktif mendorong edukasi gizi kepada masyarakat, pengelola dapur, serta relawan. Upaya ini bertujuan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pola makan sehat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menyukseskan program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi.

 

Program MBG di wilayah Wonomulyo mendapat respons positif dari masyarakat dan pihak sekolah. Program ini dinilai membantu keluarga prasejahtera dalam memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi dengan kualitas makanan yang terjaga.

 

Ke depan, SPPG Wonomulyo Campurjo bersama Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Campurjo menyatakan kesiapan untuk melanjutkan operasional pasca-penyesuaian, meningkatkan mutu layanan, memperluas jangkauan penerima manfaat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

 

Langkah ini diarahkan untuk memastikan Program MBG benar-benar memberikan dampak nyata bagi terwujudnya generasi Polewali Mandar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Pewarta: FikranZikryRahman

You might like

About the Author: Sulbar News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *