MAMUJU, SulbarNews.id.- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Mamuju menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula Lantai 2 RSUD kabupaten Mamuju.
Acara ini dihadiri oleh Forum RT/RW Kabupaten Mamuju, Puskesmas, OPD terkait, IDI Mamuju, pihak Kampus, PPNI, Dinas Pemberdayaan Perempuan, CV. Tasya Production, Pemuda Pancasila, media massa, dan tokoh masyarakat lainnya.
Dengan dilaksanakannya Forum Konsultasi publik ini, merupakan wujud keseriusan Rumah Sakit Umum Daerah untuk terus melakukan perbaikan–perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini adalah media diskusi untuk meninjau kembali standar-standar pelayanan Rumah Sakit yang meliputi Rawat Inap, Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat dan pelayanan pemeliharaan Rumah Sakit dan sebagainya.
Forum Koordinasi ini dipimpin langsung oleh Direktur RSUD kabupaten Mamuju, dr. Hj. Sitti Sulfia S, S.Ked,. Selasa (03/12/2024).
Dalam sambutannya, dr. Hj. Sitti Sulfia menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai bentuk komunikasi aktif antara RSUD dan masyarakat untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
dr. Sulfia mengatakan, pelayanan kesehatan di Kabupaten Mamuju ini memegang peranan penting dalam penilaian pelayanan publik di Kabupaten Mamuju.

”Sehingga untuk meningkatkan kembali pelayanan publik, kami di RSUD ini perlu dilakukan konsep kegiatan konsultasi publik sehingga sedikit kami bisa mendapatkan masukan atau kritik serta saran dari peserta yang hadir. Tujuannya untuk memperbaiki apa yang perlu diperbaiki, atau ada yang perlu ditingkatkan lagi,” papar dr. Sulfia
Direktur RSUD kabupaten Mamuju berharap, dengan dilaksanakannya forum konsultasi publik ini dapat memberikan manfaat untuk terus peningkatan pelayanan di RSUD yang lebih baik dan lebih maksimal untuk masyarakat Kabupaten Mamuju.
Saat ini, RSUD kabupaten Mamuju terus berbenah dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. RSUD Kabupaten MAMUJU, Terbitsulbar.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Mamuju menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula Lantai 2 RSUD kabupaten Mamuju.
Acara ini dihadiri oleh Forum RT/RW Kabupaten Mamuju, Puskesmas, OPD terkait, IDI Mamuju, pihak Kampus, PPNI, Dinas Pemberdayaan Perempuan, CV. Tasya Production, Pemuda Pancasila, media massa, dan tokoh masyarakat lainnya.
Dengan dilaksanakannya Forum Konsultasi publik ini, merupakan wujud keseriusan Rumah Sakit Umum Daerah untuk terus melakukan perbaikan–perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini adalah media diskusi untuk meninjau kembali standar-standar pelayanan Rumah Sakit yang meliputi Rawat Inap, Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat dan pelayanan pemeliharaan Rumah Sakit dan sebagainya.
Forum Koordinasi ini dipimpin langsung oleh Direktur RSUD kabupaten Mamuju, dr. Hj. Sitti Sulfia S, S.Ked,. Selasa (03/12/2024).
Dalam sambutannya, dr. Hj. Sitti Sulfia menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai bentuk komunikasi aktif antara RSUD dan masyarakat untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
dr. Sulfia mengatakan, pelayanan kesehatan di Kabupaten Mamuju ini memegang peranan penting dalam penilaian pelayanan publik di Kabupaten Mamuju.
”Sehingga untuk meningkatkan kembali pelayanan publik, kami di RSUD ini perlu dilakukan konsep kegiatan konsultasi publik sehingga sedikit kami bisa mendapatkan masukan atau kritik serta saran dari peserta yang hadir. Tujuannya untuk memperbaiki apa yang perlu diperbaiki, atau ada yang perlu ditingkatkan lagi,” papar dr. Sulfia
Direktur RSUD kabupaten Mamuju berharap, dengan dilaksanakannya forum konsultasi publik ini dapat memberikan manfaat untuk terus peningkatan pelayanan di RSUD yang lebih baik dan lebih maksimal untuk masyarakat Kabupaten Mamuju.
Saat ini, RSUD kabupaten Mamuju terus berbenah dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. RSUD Kabupaten Mamuju memiliki kapasitas 135 tempat tidur yang tersebar di berbagai ruangan perawatan.
Terkait kinerja layanan, rawat inap RSUD kabupaten Mamuju menunjukkan tren peningkatan dari 7.335 tahun 2023 menjadi 7552 tahun 2024 (Januari-November)
Selain itu, berbagai inovasi dan digitalisasi layanan di RSUD terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat. Selain itu, RSUD menyediakan media pengaduan melalui kotak pengaduan, Instagram dan Facebook, untuk menampung keluhan dan saran masyarakat secara cepat dan efektif.n Mamuju memiliki kapasitas 135 tempat tidur yang tersebar di berbagai ruangan perawatan.
Terkait kinerja layanan, rawat inap RSUD kabupaten Mamuju menunjukkan tren peningkatan dari 7.335 tahun 2023 menjadi 7552 tahun 2024 (Januari-November)
Selain itu, berbagai inovasi dan digitalisasi layanan di RSUD terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat. Selain itu, RSUD menyediakan media pengaduan melalui kotak pengaduan, Instagram dan Facebook, untuk menampung keluhan dan saran masyarakat secara cepat dan efektif.