Mamuju – SulbarNews.id – Kegiatan Pameran Budaya Pancasila 2026 dibuka Secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, MM. Acara yang digelar di Halaman Rumah adat Mamuju juga dihadiri oleh Forkopimda Sulawesi Barat, Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, S.T, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, Ariady Iksan, ST. dan staf dari Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat serta Perwakilan dari Disparbud Kabupaten Mamuju.
Gubernur Sulawesi Barat, H. Suhardi Duka dalam sambutannya menegaskan bahwa melalui kegiatan ini kita harus mengambil hikmah tentang perjalanan bangsa kita dengan Ideologi Pancasila. Pancasila lahir dari akar budaya bangsa yang mampu mempersatukan bangsa yang berbeda-beda, berbeda akar budaya, pulau, suku, dan bahasa. Pancasila juga menanamkan harapan akan masa depan bangsa, sehingga dalam perjalanannya sering diuji dalam berbagai bentuk baik penyelewengan maupun penghianatan. Sehingga di era Orde Baru kita mengenal hari kesaktian Pancasila 1 Oktober yang selalu kita peringati.
“Pemahaman terhadap Pancasila, jangan hanya dimaknai sebagai suatu kewajiban formal, tetapi harus dimaknai sebagai suatu proses budaya yang harus ditanamkan di setiap generasi. Pemahaman kita kepada Pancasila harus lebih bermakna dalam tingkah laku kita sehari-hari.”
Gubernur memberi apresiasi terhadap Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat bekerjasama dengan Pemuda Pancasila Sulawesi Barat, dimana kegiatan ini melibatkan generasi muda sehingga lebih memahami nilai-nilai budaya Pancasila.
Acara digelar selama tiga hari yang mengusung beberapa kegiatan diantaranya, Pameran Kebudayaan di Museum Rumah Adat, Lomba Tari Tradisi, dan Lomba Mewarnai.
(Diskominfosip/RN)

Komentar