Terkini
Beranda » Berita » Pemkab Mamuju Usulkan Pengadaan Kapal Bagi Pelajar Pulau Karampuang ke Pemprov Sulbar 

Pemkab Mamuju Usulkan Pengadaan Kapal Bagi Pelajar Pulau Karampuang ke Pemprov Sulbar 

Mamuju- Pemerintah Kabupaten Mamuju mengusulkan pengadaan kapal sebagai sarana transportasi bagi siswa dari Pulau Karampuang yang bersekolah di Kota Mamuju. Usulan tersebut diajukan menyusul keterbatasan akses dan belum tersedianya jenjang sekolah tingkat SMA di wilayah tersebut.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, Khatmah Ahmad, usai membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP, Senin, 20 April 2026.

 

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Mamuju telah mengusulkan pengadaan kapal tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai upaya memfasilitasi transportasi siswa di Pulau Karampuang.

Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Penurunan Pengangguran di Regional Sulawesi 2026

 

“Untuk pengadaan perahu siswa di Karampuang, kemarin kita sudah usulkan dan sudah dipaparkan oleh Bupati di depan Gubernur. Salah satunya adalah untuk kami dari Kabupaten Mamuju itu mengusulkan pengadaan perahu atau kapal dari Karampuang ke Mamuju, untuk memfasilitasi siswa-siswa kita,” ujarnya.

 

Advertisement

 

Juara I Se-Sulawesi Turunkan Pengangguran, Suhardi Duka: Penghargaan Ini Bukan untuk Saya, Tapi untuk Kita Semua, Rakyat Sulawesi Barat

Menurutnya, kebutuhan transportasi bagi siswa di Pulau Karampuang dinilai cukup mendesak karena belum adanya sekolah jenjang SMA di wilayah tersebut, sehingga sebagian besar siswa dari Pulau Karampuang harus melanjutkan pendidikan ke SMA di Kota Mamuju.

 

“Karena memang di Karampuang itu belum ada sekolah SMA, itu sudah kita usulkan karena kewenangan dari jenjang pendidikan SMA itu adalah kewenangan Provinsi,” jelasnya.

 

Sementara itu, salah seorang warga Pulau Karampuang, Miko, mengapresiasi rencana tersebut. Ia juga berharap adanya angkutan khusus bagi siswa untuk menunjang transportasi siswa berangkat ke sekolah.

Pertemuan di Rumah Putih Palippis, Dewan Pengarah dan Pemprov Dialog Bersama Passandeq

 

Advertisement

 

“Kalau saya, bagus juga kalau ada seperti itu. Tapi, apa salahnya kalau kebetulan kapal juga ada, bisa ada juga penjemputan anak sekolah. Terkadang itu siswa jam 6 sudah berangkat untuk memburu waktu, sampai di sana tidak punya motor, tidak punya kendaraan, otomatis jalan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, selama ini belum ada fasilitas transportasi khusus bagi para pelajar, sehingga mereka harus menyesuaikan dengan jadwal kapal yang juga digunakan oleh para pekerja di Pulau Karampuang yang didominasi oleh pekerja bangunan.

 

“Selama ini tidak ada perahu khusus anak sekolah. Biasanya itu ada kapal memang di sini, tapi penduduk Pulau Karampuang kebanyakan kerja bangunan. Anak sekolah kan buru-buru, nah pekerja bangunan kalau belum ada di lokasi otomatis ditinggal,” tambahnya.

 

Warga berharap usulan pengadaan kapal tersebut dapat segera direalisasikan guna mendukung akses pendidikan yang lebih baik bagi pelajar di Pulau Karampuang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement