Terkini
Beranda » Berita » Cek Internet Sulbar Digital, Kadiskominfo Sulbar Sambangi SMK Negeri 1 Rantebulahan Timur

Cek Internet Sulbar Digital, Kadiskominfo Sulbar Sambangi SMK Negeri 1 Rantebulahan Timur

MAMASA – Upaya memastikan program pemerintah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Salah satunya melalui pengecekan langsung pemanfaatan jaringan internet bantuan program Sulbar Digital di sekolah.

 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengunjungi SMK Negeri 1 Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, baru-baru ini. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari monitoring penggunaan jaringan internet yang disalurkan Pemprov Sulbar ke sektor pendidikan.

 

Ridwan mengaku, tiba Rantebulahan saat jam pulang sekolah sehingga ia takk mendapati adanya petugas di sekolah tersebut. Meskipun demikian ia tetap melakukan pengecekan “Jadi saya hanya mengetes fungsi dan kapasitas jaringan yang ternyata bagus,” kata Ridwan.

Hadapi Dampak El Nino, Dandim 1418/Mamuju Bersama Forkopimda Perkuat Kesiapsiagaan

 

Menurut Ridwan, kehadiran jaringan Sulbar Digital di sekolah diharapkan benar-benar menunjang proses belajar mengajar, terutama dalam pemanfaatan berbagai sumber belajar berbasis daring.

 

Ia menegaskan, program ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah arahan Gubernur Suhardi Duka, agar setiap program pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui akses internet yang lebih merata.

 

Pemkab Mateng dan Balai P3K Sulbar Komitmen Optimalisasi IPLT, Pastikan Layanan Sanitasi Merata dan Berkelanjutan 

“Bantuan ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh sekolah, terutama untuk mendukung pembelajaran digital dan memperluas akses siswa terhadap berbagai sumber pengetahuan,” ujar Ridwan.

 

Melalui program Sulbar Digital, pemerintah daerah terus mendorong percepatan transformasi digital di sektor pendidikan, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi siswa di daerah untuk mengakses pembelajaran berbasis teknologi. (Rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement