Terkini
Beranda » Berita » Masyarakat Mamuju Tengah Keluhkan Truk Sawit Overload, Ancaman Keselamatan di Jalan Raya

Masyarakat Mamuju Tengah Keluhkan Truk Sawit Overload, Ancaman Keselamatan di Jalan Raya

Mateng – Sulbarnews id -Warga Mamuju Tengah Keluhkan Truk Sawit Overload, Ancaman Keselamatan di Jalan Raya Truk dengan muatan melebihi kapasitas.membahayakan pengguna jalan

 

Aktivitas angkutan sawit menggunakan truk dengan muatan melebihi kapasitas maksimum menuai keluhan dari warga di Kabupaten Mamuju Tengah.

 

Meski industri pengolahan sawit di daerah ini terus berkembang pesat dengan berdirinya sejumlah pabrik yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, distribusi sawit di jalan raya kini menjadi sorotan.

Sinergi Lintas Sektor, Sosialisasi SPM di Mamuju Tengah Dimatangkan

 

Tertibkan Truk Bermuatan Overload di Mamuju Tengah

Bermuatan Overload di Mamuju Tengah

Keluhan tersebut disampaikan salah satunya oleh Ida, seorang penjual sayur keliling yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasinya.

 

DKP Sulbar Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan Berbasis Data

Ida menilai keberadaan truk-truk sawit dengan muatan berlebih membahayakan pengguna jalan lain, terutama saat melintas di kawasan perkotaan.

 

“Harus ditertibkan, Pak, karena hampir setiap hari truk-truk bermuatan kelapa sawit melintas di jalan perkotaan dengan muatan yang sangat berat. Sebelum ada korban kecelakaan, sebaiknya ini segera diatasi,” ujar Ida. Minggu /2/01/2026

 

Meski sebelumnya pihak kepolisian telah melakukan penertiban, aktivitas truk bermuatan overload masih terus terjadi. Ida menambahkan,

Wabup Askary Apresiasi Aksi Damai Nakes dan GMNI, Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

 

“Pernah ditertibkan petugas, bahkan waktu itu di atas truk dipasangi jaring untuk mengamankan muatan. Tapi sekarang, sudah tidak ada lagi yang begitu,” ungkapnya.

 

Warga berharap adanya regulasi yang jelas dan tindakan tegas dari pihak berwenang terhadap truk-truk sawit yang tidak mematuhi aturan.

 

Mereka khawatir jika hal ini dibiarkan, risiko kecelakaan di jalan raya akan semakin meningkat, mengingat kapasitas jalan yang tidak memadai untuk menampung kendaraan berat dengan muatan berlebih.

 

Warga Mamuju Tengah berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.

 

Sulbarnews id hamsah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement