SPPG Wonomulyo Sidorejo Perkuat Program MBG di Tengah Penyesuaian Operasional

SULBARNEWS, POLEWALI MANDAR — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonomulyo Sidorejo terus menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas gizi peserta didik, meski saat ini tengah memasuki masa penyesuaian operasional.

 

SPPG Wonomulyo Sidorejo beralamat di Jl. Pahlawan No. 3, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Unit layanan ini berada di bawah naungan Yayasan Rangas Batara Berlayar, yang selama ini aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.

 

Pelaksanaan Program MBG di SPPG Wonomulyo Sidorejo dirancang secara terencana dan berkelanjutan. Seluruh tahapan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, dilaksanakan dengan mengedepankan standar kebersihan, keamanan pangan, serta prinsip gizi seimbang. Menu makanan disusun berdasarkan panduan tenaga ahli gizi guna memastikan setiap porsi memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat.

 

Saat ini, Program MBG secara rutin menyasar 2.439 peserta didik di wilayah Kecamatan Wonomulyo. Sementara itu, pelayanan kepada kelompok rentan di tiga desa dengan jumlah 421 penerima manfaat dijadwalkan mulai dilaksanakan besok untuk pertama kalinya, sebagai tahap awal perluasan sasaran program. Dengan dimulainya layanan tersebut, total keseluruhan penerima manfaat yang akan dilayani SPPG Wonomulyo Sidorejo mencapai 2.860 orang.

 

Kehadiran Program MBG tidak hanya membantu pemenuhan gizi harian, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi belajar, memperkuat daya tahan tubuh, serta mencegah gangguan tumbuh kembang yang menjadi indikator stunting.

Seiring adanya kebijakan dan penyesuaian teknis terbaru, operasional SPPG Wonomulyo Sidorejo saat ini menjalani penyesuaian sementara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem layanan kembali berjalan lebih optimal, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Kepala SPPG Wonomulyo Sidorejo, Nia Hamdania, menegaskan bahwa masa penyesuaian ini tidak mengurangi komitmen pihaknya dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

 

“Penyesuaian ini kami manfaatkan untuk pembenahan internal, penguatan koordinasi, serta pematangan aspek teknis. Termasuk persiapan awal layanan bagi kelompok rentan yang mulai kami jalankan besok untuk pertama kalinya,” ujarnya. “Tujuannya agar ketika layanan kembali berjalan penuh, kualitas pelayanan Program MBG semakin efektif, tertib, dan akuntabel.”

 

Selain fokus pada penyaluran makanan bergizi, SPPG Wonomulyo Sidorejo bersama Yayasan Rangas Batara Berlayar juga aktif mendorong edukasi gizi kepada masyarakat, pengelola dapur, serta relawan. Upaya ini bertujuan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pola makan sehat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menyukseskan program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi.

 

Program MBG di wilayah Wonomulyo mendapat respons positif dari masyarakat dan pihak sekolah. Program ini dinilai membantu keluarga prasejahtera dalam memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi dengan kualitas makanan yang terjaga.

 

Ke depan, SPPG Wonomulyo Sidorejo bersama Yayasan Rangas Batara Berlayar menyatakan kesiapan untuk melanjutkan operasional pasca-penyesuaian, meningkatkan mutu layanan, memperluas jangkauan penerima manfaat—termasuk kelompok rentan yang mulai dilayani secara bertahap—serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

 

Langkah ini diarahkan untuk memastikan Program MBG benar-benar memberikan dampak nyata bagi terwujudnya generasi Polewali Mandar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Pewarta: FikranZikryRahman

You might like

About the Author: Sulbar News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *